Kegalauan bersama Twitter

Demam social media memang sudah melanda kemana-mana, tak terkecuali saya. Saya hampir nyobain semua, mulai dari jamannya friendster yang kematiannya saya nggak tahu tiba-tiba saja username saya nggak aktif, kemudian social media berbasis lokasi namanya foursquare sampai dengan mencoba aplikasi Path for IOS, tapi saya bener-bener nggak mudeng gimana mainnya. Saya hapus dari Ipad saya.

Photobucket Pictures, Images and Photos

Masih bertahan sampai sekarang adalah facebook yang saya mulai sejak rame-ramenya friendster. Ada yang bilang bahwa keaktifan sosial di dunia maya itu biasanya berbanding terbalik dengan keaktifan di dunia nyata. Ahaa ternyata kalau di saya memang benar.

Nah akhirnya saya nyoba twitter, gara-gara teman sebelah ruangan di kantor saya yang petentang petenteng dengan HP-nya mamerin twit-twitnya. Halah lagi-lagi percobaan saya tentang sesuatu yang baru karena dikomporin orang, nggak pernah sekalipun inisiatif sendiri.

Selain itu saya ngikutin sebuah forum diskusi sepak bola di facebook, banyak info-info bawah tanah yang nggak bakal ada di media-media mainstream ternyata nongol dari twitternya seorang tokoh. Saya pun tergoda untuk buat akun, selain itu, twit feed nya mau saya pasang di blog ini. Buat rame-rame.

Kemudian saya follow beberapa akun, memang banyak info-info menarik dari akun-akun tersebut yang selama ini luput dari perhatian saya. Tapi ada satu pertanyaan besar dari benak saya, gimana saya bisa dapat follower. Saya heran dengan akun-akun yang bisa menggaet follower sampai ribuan. Okelah wajar kalau akun tersebut milik seorang superstar/artis/selebriti yang penggemarnya banyak.

Tapi ada beberapa akun yang saya follow maupun saya stalking profilnya, merupakan orang yang menurut saya bukan artis atau superstar maupun orang partai ataupun orang yang nggak punya karya tapi kontroversial suka nongol di infotainment yang memiliki follower ribuan bahkan ratusan ribu.

Setelah saya ikuti , memang beliau-beliau pemilik akun ini memberikan twit-twit bermutu dan berguna menambah wawasan, pengetahuan cakrawala baru dalam berbagai bidang. Lha kalau saya, sampai bingung gimana caranya nyari follower. Gimana nggak dapat follower, lha saya juga bingung mau ngetwit apaan wong saya tahu sesuatu itu cuman setengah-setengah, nggak ada yang spesial. Jadi selama beberapa lama, time line twitter saya sunyi senyap.

Kadang saya juga mikir, apa gunanya ngetwit kalau followernya cuman dua biji. Satunya temen sebelah ruangan di kantor saya yang saya mohon-mohon biar mau jadi follower saya, satunya lagi teman kuliah saya yang waktu baru saja saya bikin akun, dia langsung follow saya. Entah dari mana dia tahu, itupun sekarang dia nggak aktif lagi.

Kemudian saya usaha turut komen yang di twit-in akun yang saya follow,siapa tahu bakal di RT (retweet bukan rukun tetangga). Siapa tahu komen saya di RT sehingga follower dia yang lain bakalan tahu keberadaan saya, kemudian jadi follower saya.

Harapan saya hanya tinggal harapan nan sirna, tingkah saya sama sekali nggak dapat perhatian dari yang empunya akun dan itupun nggak sekali dua kali, selalu. Pernah kejadian, akun yang saya follow nyuruh followernya ngomenin suatu masalah, janjinya bakal di ritwit. Dengan semangat 45 saya pun ngomen dan ngritwit, follower yang lain di ritwit, komen saya dicuekin. Haha

Photobucket Pictures, Images and Photos

Ya sudahlah memang nasib twitter saya nggak punya follower, pernah kepikiran pakai jasa nyari follower, tapi nggak saya lakukan karena saya pengen yang follow twitter itu yang ikhlas, kecuali kalau memang untuk jualan. Jasa-jasa nyari follower, nyari liker di facebook itu kebanyakan sampah. Saya pernah pakai jasa liker buat Online Shop istri saya, tapi ya begitulah hasilnya.

Pernah follower saya nambah satu, itupun karena beliau yang punya akun tersebut sedang ikut kejuaraan vote vote-an, jadi biar followernya nge-vote dia njanjiin yang ngevote bakal di follow sama dia. Makanya saya ikutan vote ternyata bener, beliau menepati janji dengan jadi follower saya.

Memang seperti blog ini saya juga nggak tahu ada yang mampir/baca apa nggak karena memang nggak pake optimasi SEO-nya. Saya juga nggak ada niat untuk promoin. Akhirnya memang blog dan twitter saya kesepian di tengah keramaian dunia maya.

Oh iya kalaupun panjenengan punya twitter, mbok saya di follow nanti saya folbek :-D. Ini twitter saya @denbei10

 

 

This entry was posted in NDONGENG. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *