Harta Karun Terpendam di Tulungagung Selatan

Suatu ketika saya berkenalan dengan seorang kawan. Hobi saya yang travelling membuat saya bisa berkenalan dengan banyak orang. Siapa tahu,panjenengan suatu saat bisa berkenalan dengan saya (mang siapa saya hehe). Setelah berbasa basi secukupnyaa beliau ini menanyakan tempat asal saya. Ternyata mas ini cukup familier dengan tempat asal saya,Tulungagung. Ada kisah yg cukup menarik. Sebut saja Mas Tuki, pernah bekerja di pantai selatan Tulungagung.Mas Tuki ini bergerak di bidang pertambangan bijih besi.

Cukup mengejutkan bagi saya,ternyata tempat asal saya ini menyimpan potensi bijih besi kualitas ekspor.Mas Tuki ini mendapat konsesi untuk mengekspor bijih besi kalau nggak salah ke Australia.Tahap awal set up field tambang udah dilakuin,hasil uji lab yang menunjukkan kualifikasi bijih besi sudah ok. Hanya satu yang belum,ijin dari DPR Kabupaten.

Sebenarnya Mas Tuki and the ganks sudah berusaha mengurus ijinnya.Tentu saja dengan approach ke salah satu ketua komisi pada waktu itu.Tetapi apa lacur,karena disinyalir pembagian uang yang nggak merata,ijin nggak keluar.Bahkan koleganya Ketua Komisi tersebut mengancam akan mengerahkan LSM untuk mendemo dengan isu kerusakan lingkungan.Usaha pendekatan ke pejabat pemkab gagal karena tidak mau ikut cawe2 dengan alasan sebentar lagi purna bhakti.

Akhirnya perusahaan Mas Tuki menyerah,customer membatalkan order karena gagal memenuhi tenggat. Padahal untuk mendapat kepercayaan di luar negeri itu sulitnya minta ampun kata dia.Akhirnya perusahaan dibubarin meskipun warga sekitar yang mendukung siap berdemo,taruhannya terlalu berat.

Kata Mas Tuki,wilayah selatan Tulungagung menyimpan potensi tambang yang amat besar. Semen,batubara kelas A, bijih besi kelas A.Sayang pejabatnya ngga mendukung.

Dan ternyata,nama-nama yang Mas Tuki sebutkan sekarang mejeng bertebaran di seluruh wilayah sebagai balon bupati. duh gusti……

twitter@denbei10

This entry was posted in NDONGENG. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *