
Suatu sore akhir wiken yang damai adalah waktu yang tepat bagi keluarga kami (bertiga) untuk jalan-jalan menikmati keramaiannya. Biasanya dengan nge-Beat (Sepeda Motor Matic Merk Honda Beat), kami menikmati senja hingga menjelang magrib dengan berjalan nggak tentu arah tujuan dengan berkeliling kota.
Akhirnya tibalah kami di sebuah pintu perlintasan kereta Api yang sedang melengking sirinenya yang menandakan akan adanya kereta api yang lewat. Memang pintu perlintasan kereta api ini termasuk yang cukup sibuk karena disamping berdekatan dengan Stasiun Besar, juga terdapat perlintasan rel yang mengarah ke Depo Pertamina Madiun.








