Saya pertama kali mendengar kata “koplak” waktu bertugas di daerah Jawa Tengah. Beberapa kali kawan kantor apabila bercanda, saling mengolok selalu mengeluarkan kata “koplak” sambil tertawa terbahak-bahak.
Koplak kalau saya baca referensi di situs kitabgaul.com ternyata artinya jadi buanyak banget, jadi saya ambil saja salah satunya, koplak itu seperti gokil, tapi sedikit negatif dan terkesan lebih goblok, biasanya karena orang melakukan kelalaian tapi nggak selalu, bisa juga mengekspresikan kegelian dan kejengkelan secara bersama-sama.
Judul postingan ini Manajemen koplak, kalau sudah berkaitan dengan manajemen, tentu saja ada kaitannya dengan perusahaan yang sedang saya periksa. Saya ditugaskan ngaudit sebuah perusahaan dengan usaha pokoknya adalah properti.


