Manajemen Koplak

Saya pertama kali mendengar kata “koplak” waktu bertugas di daerah Jawa Tengah. Beberapa kali kawan kantor apabila bercanda, saling mengolok selalu mengeluarkan kata “koplak” sambil tertawa terbahak-bahak.

Koplak kalau saya baca referensi di situs kitabgaul.com ternyata artinya jadi buanyak banget, jadi saya ambil saja salah satunya, koplak itu seperti gokil, tapi sedikit negatif dan terkesan lebih goblok, biasanya karena orang melakukan kelalaian tapi nggak selalu, bisa juga mengekspresikan kegelian dan kejengkelan secara bersama-sama.

Judul postingan ini Manajemen koplak, kalau sudah berkaitan dengan manajemen, tentu saja ada kaitannya dengan perusahaan yang sedang saya periksa. Saya ditugaskan ngaudit sebuah perusahaan dengan usaha pokoknya adalah properti.

Continue reading

Posted in NDONGENG | Leave a comment

Mobil Pemadam Kebakaran yang Unik

Akhir tahun 2003, Jeritan dan teriakan membangunkan saya di dini hari itu, berdasarkan indera pendengaran saya, telah terjadi kebakaran di suatu tempat, iya benar deretan Ruko (Rumah Toko) di Pasar Kota Maumere itu sedang dilalap si jago merah dengan dahsyat.

 photo imagejpg1_zps7011ce27.jpg

 

Saya langsung keluar rumah sambil melihat apa yang terjadi, tentu panjenengan akan protes kenapa saya nggak ikutan mbantu memadamkan hehe, terlihat jelas api mulai berkobar dari salah satu bangunan ruko di paling ujung.

Continue reading

Posted in NDONGENG | Leave a comment

Analisa Konyol Popularitas Jokowi

Tahun 2014 ini merupakan Tahun demokrasi. Banyak baliho dengan berbagai poster caleg, capres dengan berbagai slogan dan pose yang kadang membuat senyum simpul bahkan tertawa ngakak. Pemilihan umum juga diwarnai dengan lomba popularitas para capres, dengan berbagai cara dan metode. Indikatornya adalah hasil survey.

Salah satu yang paling fenomenal adalah Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau biasa dipanggil Jokowi. Hasil survey lembaga manapun benar-benar mengunggulkan elektabilitas beliau ini. Terlepas itu pesanan atau tidak, saya benar-benar tidak tahu.

Mantan Walikota Solo dua periode ini memang memilik gaya yang lain dari tokoh atau pemimpin yang lainnya. Gaya blusukannya yang lebih mendekatkan diri kepada persoalan yang nyata di lapangan benar-benar mempesona publik sehingga melejitkan beliau di tangga bursa capres.

Continue reading

Posted in OPINI | Leave a comment

Kontraktor yang Ngontrak

Pagi-pagi setiba di cubicel saya selepas setor jempol absen di lantai bawah, perhatian saya tersita sama sebuah map dan segepok berkas yang nongkrong dengan begitu indah di meja cubicel. “Wah, kerjaan baru neh” Batin saya.

Bener juga, belum sempat saya sentuh, Pak Supervisor sudah teriak dari balik istana kacanya, istana kaca beneran karena tempat beliau ini dari box yang terbuat dari kaca tembus pandang. “Den, itu ada SP baru, segera pelajari dan siapin berkas-berkasnya, usahain sebelum siang kita dah nyampe tempatnya”. “Siap, Pak” jerit saya.

Kemaren sore memang sehabis ke lapangan disertai nyupir Panther plat merah buatan tahun 2000 an yang rasanya udah kaya nyupir truk gandeng seharian, saya memang ijin buat ngilang duluan, tepar bo’ jadi supir sekalian nyari alamat yang bagaikan nyari rumput di jerami.

Continue reading

Posted in NDONGENG | Leave a comment

Kegalauan bersama Twitter

Demam social media memang sudah melanda kemana-mana, tak terkecuali saya. Saya hampir nyobain semua, mulai dari jamannya friendster yang kematiannya saya nggak tahu tiba-tiba saja username saya nggak aktif, kemudian social media berbasis lokasi namanya foursquare sampai dengan mencoba aplikasi Path for IOS, tapi saya bener-bener nggak mudeng gimana mainnya. Saya hapus dari Ipad saya.

Photobucket Pictures, Images and Photos

Masih bertahan sampai sekarang adalah facebook yang saya mulai sejak rame-ramenya friendster. Ada yang bilang bahwa keaktifan sosial di dunia maya itu biasanya berbanding terbalik dengan keaktifan di dunia nyata. Ahaa ternyata kalau di saya memang benar.

Nah akhirnya saya nyoba twitter, gara-gara teman sebelah ruangan di kantor saya yang petentang petenteng dengan HP-nya mamerin twit-twitnya. Halah lagi-lagi percobaan saya tentang sesuatu yang baru karena dikomporin orang, nggak pernah sekalipun inisiatif sendiri.

Selain itu saya ngikutin sebuah forum diskusi sepak bola di facebook, banyak info-info bawah tanah yang nggak bakal ada di media-media mainstream ternyata nongol dari twitternya seorang tokoh. Saya pun tergoda untuk buat akun, selain itu, twit feed nya mau saya pasang di blog ini. Buat rame-rame.

Continue reading

Posted in NDONGENG | Leave a comment

Guitar Journey : Melemaskan Jari (Rock Discipline)

Apakah persoalan terbesar dalam berlatih gitar atau berikutnya saya sebut guitar lesson? Seperti yang saya alami pada saat memulai guitar journey ini yaitu masalah pelemasan jari dan sinkronisasi antara tangan kiri pemegang fretboard dan tangan kanan pemegang pick. Nah bagaimana mengatasinya?

Awal-awal saya berlatih, selalu ada keinginan untuk mencoba solo gitar dari gitaris-gitaris ternama itu tetapi apa yang terjadi, akhirnya harus saya sadari bahwa masalah fingering dari tangan kiri amat sangat penting. Betapapun pelan tempo dari solo guitar tersebut, ternyata saya harus menghadapi kenyataan bahwa jari saya tidak mampu mengikuti. Bahkan untuk posisi chord-chord tegak saja saya nggak mampu.

Continue reading

Posted in GITAR | Leave a comment

Pekerjaan Saya Nge-PHPin Orang

Dalam sistem perpacaran di Indonesia, Pembuat atau pemberi PHP bagi para remaja yang berpacaran adalah sosok yang paling menakutkan, njengkelin. Bagaimana tidak PHP adalah Pemberi Harapan Palsu.

Udah dikasih harapan yang sangat tinggi bayangannya diberikan yang indah-indaha, dibelikan sepatu dari kulit rusa, nggak taunya sepatu dari kulit ayamaa. Diajak berbulan madu ke eropa, eee nggak taunya malah dimadu. weee tiba-tiba buumm dijatuhkan dengan sangat menyakitkan. Gimana kalau remaja galau nggak akan bunuh diri. Saakiiit eaaa di-PHPin orang yang disayang…

Setelah ngomong masalah PHP dalam sistem perpacaran di Indonesia, sekarang kita lihat masalah PHP dalam sistem perpajakan di Indonesia. PHP dalam sistem perpajakan singkatan dari Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan. Ya itu tadi, kerjaan saya membuat PHP menurut sistem perpajakan, kalau sistem perpacaran kayanya belum pernah deh (ciyeee).

Continue reading

Posted in NDONGENG | Leave a comment

Bukan Milikku tapi Ku Bubarkan.

Sebuah berkas hinggap di meja saya, sebuah pemeriksaan yang harus saya selesaikan. Iya donk, masa harus saya buang hehe. Sebuah berkas tentang pembubaran sebuah persekutuan komanditer yang nama simpelnya CV. Pembubaran sebuah badan harus melalui pemeriksaan dengan tujuan untuk mengclearkan aspek-aspek perpajakannya. Misalnya kalau ada persediaan akhir, itu larinya kemana, aktivanya dialihkannya kemana. Semua ada unsur-unsur perpajakannya.

Jadi harus dibereskan makanya dilakukan pemeriksaan. Audit-audit model gini biasanya favorit auditor karena, biasanya yang mengajukan penghapusan adalah tipe-tipe wajib pajak galau yang bingung mau usaha apaan, nggak jelas mau ngapain kemudian dibubarkan. Jadi nggak bakalan ada kegiatan usaha, nggak bakalan banyak mikir. Selesai.

Saya hubungi kontak yang ada di surat permohonan penghapusannya untuk proses selanjutnya. Saya ketemu dengan mbak-mbak yang ada di kontak. Mbaknya cerita-cerita tentang proses pembubarannya, kalau CV itu merupakan hasil beli dari orang lain, kemudian hasil pembeliannya dirubah jadi bentuk perseroan terbatas (PT) makanya NPWP dari CV tersebut minta dihapus dari database.

Continue reading

Posted in NDONGENG | Leave a comment

Abu – abu Bukan Putih Abu-abu

Abu-abu atau tidak abu-abu bukan putih abu-abu ya, hal -hal seperti itu di ketentuan perpajakan kita cukup banyak kalau malah nggak dibilang sangat banyak. Suatu hal bisa jadi sangat berbeda bila dilihat dari sudut pandang masing-masing pihak. Baik pihak petugas pajak maupun dengan wajib pajak. Bila nggak jeli, karena perbedaan makna secara verbal bisa jadi akan membuat sebuah perbedaan yang sangat menyolok.

Kasus yang baru saja hinggap di saya bisa menjadikan sebuah contoh. Ada wajib pajak yang seharusnya sudah dikukuhkan sebagai PKP (Pengusaha Kena Pajak) tetapi dalam prakteknya, wajib pajak ini nggak melaporkan usahanya untuk dikukuhkan. Ketentuan Pasal 2 ayat 4a Undang – undang KUP menyebutkan :

Kewajiban perpajakan bagi wajib pajak yang diterbitkan Nomor Pokok Wajib Pajak dan/atau yang dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak secara jabatan sebagaimana maksud pada ayat 4 dimulai sejak saat Wajib Pajak memenuhi persyaratan subjektif dan objektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan, paling lama 5 (lima) tahun sebelum diterbitkannnya Nomor Pokok Wajib Pajak dan/atau dikukuhkannya sebagai Pengusaha Kena Pajak.

Continue reading

Posted in PAJAK | Leave a comment

Di Balik Berkas Kumel

Photobucket Pictures, Images and Photos

Apa yang panjenengan pikirkan bila di depannya teronggok berkas kumal berdebu? Kalau saya ya pusing. Tapi mau bagaimana lagi distulah sumber data yang harus saya olah, kalau nggak ada data itu, nggak bakalan jadi nanti laporan saya, akibatnya, bos saya bisa nyinyir tujuh hari tujuh malam. Betapapun kumelnya, saya harus memperlakukannya dengan penuh sayang dan sabar. Biasanya sih kalau saya sudah apriori dulu, males dulu, jengah dulu sampai jangka waktu pemeriksaanya habis, ya berkas kumel dan kucel tadi masih tetap begitu-begitu saja. Tapi kalau sudah semangat 45, berkas kumel kucel tadi bisa berubah jadi emas permata.

Terkadang dari berkas kumel tadi bisa terangkai suatu cerita, saya dapat membayangkan kejadian-kejadian yang telah lampau dari berkas tadi. Misalnya, untuk menjual sebuah barang , apa saja yang harus dilakukan, misalnya mengadakan perjamuan dengan pelanggan, perjamuan dengan pejabat terkait bahkan bisa juga istilahe, ngopeni pejabat tersebut. Jadi apa yang ramai di media itu, memang nyata bukan rumor saja tentang ngopeni-ngopeni tadi. Kenyataan di dunia usaha memang begitu, makanya produk kita menjadi high cost dan sudah bersaing dengan produk luar.

Malah aktivitas pemiliknya juga kelihatan, misalnya tanggal sekian ambil uang kas untuk menghadiri kondangan, uang kas untuk familinya yang sakit. Kemudian, tetangganya ngutang pun kelihatan. Kalau auditornya yang ngutang, saya belum nemu (halah).

Continue reading

Posted in NDONGENG | Leave a comment