Tentang Mencintai Alam (1)

Puncak Garuda

Baru berlalu dari indera kita seseorang yang celaka akibat mendaki gunung karena jatuh ke kawah dari puncak Garuda di Gunung Merapi. Bagaimanapun kegiatan mendaki gunung merupakan kegiatan yang sangat berbahaya. Apalagi Gunung Merapi yang masih sangat aktif. Selain itu sudah cukup sering kita dengar di berita para pendaki yang hilang atau tersesat serta jatuh. Tetapi semakin hari, kegiatan ini semakin digemari, kecuali oleh saya (halah).

Saya tidak hendak menghakimi pendaki gunung yang celaka itu, apapun tujuannya musibah telah terjadi dan kita doakan semoga arwah pendaki gunung tersebut diterima di sisi Allah SWT. Amin

Nah sejak kecil, saya sebenarnya sudah anti bin alergi dengan kegiatan macam mendaki gunung, berkemah pramuka dan sejenisnya. Entah kenapa, nggak sedetikpun saya menikmati kegiatan yang katanya memupuk rasa mencintai alam. Untuk kegiatan mencintai alam, saya mikir masih ada cara lain.

Continue reading

Posted in NDONGENG | 4 Comments

Suatu Sore di Kereta Api Bangunkarta

Pulang

Kereta api Bangunkarta dari Surabaya tujuan  Jakarta perlahan bergerak menyusuri rel meninggalkan Stasiun Gubeng, Surabaya beserta keriuhan dan kemacetannya. Membawa saya dengan tujuan Madiun bersama segepok berkas dan se-ombyok tugas-tugas tambahan hasil dari muhibah bernama perintah perjalanan dinas.

Saya paling suka saat-saat seperti ini, menyandarkan kepala di jendela kereta sambil melihat pemandangan di luar. Melihat  suasana sore dengan perasaan lega karena tugas yang telah selesai ditunaikan. Perjalanan  pulang ke rumah sambil memandang ke luar dibalik tebalnya kaca gerbong kereta. Sayang apabila saat-saat seperti ini hanya dilewatkan dengan memejamkan mata.

Laju kereta makin menjauhi kota yang hiruk pikuk, dimana sang mentari sore dengan bijaksana meredupkan sinarnya menyisakan cahaya keemasan. Pemandangan di sepanjang rel, anak-anak bermain bersenda gurau bersama teman, tanpa menghiraukan laju ganas si ular besi, seorang bapak dengan berkalung handuk menyesap sisa-sisa batang rokok sambil pandangannya nglangut memandang jauh sebelum beranjak mandi.

Continue reading

Posted in TRAVELING | 2 Comments

Hibah paling Koplak

Epic Fail

Hibah artinya adalah pemberian hak atau harta secara sukarela, tanpa dipaksa atau terpaksa dari satu pihak kepada pihak yang lain dengan niat dan tujuan yang baik, tanpa ada syarat apapun, imbalan atau balasan.

Alkisah di sebuah daerah yang permai sebut saja namanya Kota Njathus, berdirilah sebuah apotek nan megah di samping sebuah praktek dokter. Apotek ini hanya buka bersamaan dengan praktek dokter tersebut. Apotek yang cukup ramai berbanding lurus dengan ramainya praktek dokternya. Apotik ini merupakan penyedia obat dari hasil resep dokter tersebut. Cuman butuh seorang auditor koplak untuk bisa mengambil kesimpulan bahwa apotek itu adalah milik dari dokter tersebut. Apakah benar seperti itu? Mari kita uraikan (halah).

Continue reading

Posted in NDONGENG | 2 Comments

The Forger, Film Heist Kebapakan

Saya suka film yang berbau teori konspirasi, pencurian yang lembut dan penuh akal seperti film Ocean series (meskipun menurut saya yang masterpiece adalah Ocean I, sekuel-sekuel berikutnya cenderung bikin ngantuk), Bank Job, Italian Job. Kemudian pelarian dari penjara dengan penuh akal muslihat seperti Escape from Alcatraz, Prison Break.

 Kali ini dari koleksi hardisk saya dengan sebuah judul film, The Forger dibintangi aktor John Travolta.

The Forger mengisahkan tentang seorang pencuri bernama Raymond Cutter (John Travolta) yang mendapatkan pembebasan lebih awal dari penjara setelah membuat kesepakatan dengan kelompok sindikat kriminal.Sebagai gantinya, Ray harus melakukan aksi pencurian di sebuah museum. Untuk memperlancar aksinya tersebut, Ray meminta bantuan kepada keluarganya yang lain.

Continue reading

Posted in FILM | 4 Comments

Simbologi Budaya Jawa

Putri Retno Dumilah
Putri Retno Dumilah

Foto :Putri Retno Dumilah, tokoh yang cukup lekat dengan sejarah Kerajaan Mataram dan Kabupaten Madiun

Saya suka hal-hal yang berbau teori konspirasi, teori othak gathik mathuk (teori asal susun menyusun tetapi cocok).

Budaya jawa penuh dengan simbol. Bagaimana kasus-kasus skandal pejabat negara (kerajaan) jaman dahulu bisa disimbolkan (disamarkan) dengan manis oleh sejarawan tanpa harus menjatuhkan wibawa sang pejabat.

Salah satu contoh adalah skandal di Kerajaan Pajang (atau Demak?), dimana dikisahkan seorang pejabat kerajaan bernama Ki Ageng Pemanahan secara tidak sengaja meminum Kelapa muda yang diperoleh oleh kenalannya yang bernama Ki Ageng Giring, melihat gelarnya saya mengambil kesimpulan bahwa temannya ini juga pejabat. Kelapa Muda ini diceritakan diperoleh tiba-tiba dengan disertai pesan khusus, yang intinya barang siapa yang meminum airnya, akan menurunkan raja-raja di tanah Jawa. Kelak memang anak keturunan Ki Ageng Pemanahan ini benar-benar merajai tanah jawa.

Continue reading

Posted in ANGEN2 | 3 Comments

(Foto) Bunga Liar dan Masa Depan

Bunga Liar
Bunga Liar

Bunga ini saya temukan dan tentu saja saya foto, pada waktu mengantar ibuk menemani kakak sepupu saya untuk ketemuan dengan bakal calon suaminya.

Hujan menyisakan rintik-rintik lembutnya, sedangkan ibuk dan bude saya sedang ngobrol sambil menunggu kakak sepupu saya berhias (halah). Saya yang tinggal plonga plongo nggak nyambung babar blas dengan obrolan kakak beradik itu, beranjak keluar menikmati segarnya udara setelah hujan.

Kok ndilalah di tepi jalan sekitar rumah bude, mata saya melihat sekumpulan bunga liar nan segar akibat rintik-rintik hujan barusan. Langsung Nikon D3200 dan bunga liar itu menyibukkan saya, sampai akhirnya suara panggilan ibuk yang mengatakan bahwa kita sudah siap berangkat, menghentikan kegiatan ini.

Apabila kelak, kakak sepupu saya memang berjodoh dengan bakal calon suaminya tersebut, (foto) bunga ini akan menjadi penuh arti dan menjadi pengingat saat-saat romantik ini.

Atau sebaliknya, apabila memang takdir berkata lain karena memang semua hal termasuk jodoh merupakan takdir Allah SWT, bunga ini hanyalah sekedar bunga liar yang tak berarti dan terlupakan.

Posted in BELAJAR FOTOGRAFI | Leave a comment

Air Terjun Coban yang Dilupakan

Coban Waterfall
Air Terjun Coban

Air Terjun Coban berada di Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat Kab. Tulungagung, dahulu merupakan tempat wisata yang cukup populer di lokal Tulungagung dan mungkin juga wisata Jawa Timur, satu paket dengan Pantai Popoh. Apalagi terdapat ritual Mantu Kucing setiap bulan Suro.

Meskipun letaknya cukup dekat dari rumah, setelah saya ingat-ingat ternyata baru sekali saya kesana, itupun waktu saya masih kecil. Kondisinya sekarang sangat memprihatinkan, meskipun ada libur long wiken, hanya beberapa muda mudi saja yang terlihat mengunjungi. Di tempat parkirnya pun hanya ada 3 motor termasuk motor saya.

Air terjun sendiri berada di bawah rimbunan pohon yang cukup gelap dan terdiri batu-batu besar. Bila ingin mendekat air terjun harus mendaki ke atas, hanya saja karena musim hujan, tangga yang dibuat menjadi sangat licin. Saya nggak yakin bila musim kemarau, airnya akan tetap mengalir.

Karena kondisi yang cukup gelap, saya bisa belajar long exposure dengan obyek air yang mengalir di sela-sela batu. Bonus celana saya robek dan dengkul babras karena kepleset.

Posted in BELAJAR FOTOGRAFI | Leave a comment

Before Sunrise, Fotografi sama dengan Keberuntungan

Pelabuhan Perikanan Nusantara
Pelabuhan Perikanan Nusantara

 

Lokasi : Pelabuhan Perikanan Nusantara, Teluk Prigi Kab. Trenggalek

Hunting Foto Sunrise  di musim hujan begini memang sungguh melelahkan dan kadang sia-sia. Apalagi kayak saya yang bisanya hunting cuman di waktu libur wiken. Sudah berangkat pagi-pagi habis subuh dan menyusuri jalanan naik turun, Pak Matahari malah malu-malu dibalik awan yang super tebal.

Kalaupun tetap ditungguin agak lama, tiba-tiba saja Pak Matahari nongolnya udah tinggi banget. Bukan sunrise lagi donk, tapi sunlight.

Kata mentor fotografi saya ini, fotografi itu sama dengan keberuntungan. Yah, siapa tahu suatu saat keberuntungan itu datang dan yang punya sunrise (Allah SWT) berkenan membagi sunrise nya buat saya foto.

Masa mendapati kenyataan kaya gitu njuk saya nggak jadi motret? ya tetep motretlah …:-D

Posted in BELAJAR FOTOGRAFI | 4 Comments

Gagal Mencapai Pantai Sanggar

Samudera Hindia di Ufuk
Samudera Hindia di Ufuk

Pantai Sanggar, Tulungagung menggugah rasa penasaran saya sebagai fotografer anyaran. Kalau memyebutkan pantai di wilayah kabupaten Tulungagung yang merupakan kampung tanah kelahiran saya, yang terkenal hanyalah Pantai Popoh satu paket dengan Pantai Nelayan Sidem yang juga terdapat PLTA Neyama, karena memang sudah dikelola secara serius oleh Pemkab Tulungagung, apalagi jaman jaya-jayanya Pabrik Rokok Retjo Pentung yang sekarang hanya tinggal sejarah. Salah satu jejak-jejak kejayaannya bisa ditemukan di Padepokan Reco Sewu.

Waktu saya search Mas Google pantai yang lain, ternyata Pantai Sanggar cukup populer dikalangan pecinta traveling. Dan sebagai fotografer anyaran (halah), saya tergugah untuk mencari tempat-tempat baru.

Akhirnya libur wiken kemarin saya memutuskan untuk mengunjungi keberadaan Pantai yang katanya keindahannya dapat disejajarkan dengan Pantai Dreamland di Pulau Bali. Info yang dapat dari referensi blog, Pantai Sanggar berada di Desa Jengglungharjo Kecamatan Tanggunggunung. Dari perkampungan terdekat, hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki.

Continue reading

Posted in TRAVELING | 4 Comments

Eksotisnya Jalan Tembus Cemoro Sewu – Sarangan

jalan tembus cemoro sewu
Jalan Tembus Cemoro Sewu – Sarangan : Aspal Hotmix yang Mulus

 

Bapak saya yang pensiunan guru SMP pernah bercerita bahwa dahulu bila mengantar murid-muridnya melakukan karya wisata ke telaga sarangan kemudian melanjutkan ke tawangmangu, harus melewati jalan dengan kemiringan hampir 45 derajat. Sehingga hanya sopir-sopir yang berpengalaman yang mampu melewatinya. Seorang teman kantor juga pernah bercerita bahwa terpaksa dulu ia harus melemparkan mobilnya ke sisi gunung supaya segera berhenti, karena remnya mulai tidak mampu menahan laju turunnya mobil. Bau gosong terbakarnya kampas rem sebagai tandanya.

Tapi itu dulu, sekarang telah dibangun sebuah jalan tembus antara cemoro sewu dengan sarangan, yang menyebabkan waktu tempuh antara magetan dengan karanganyar menjadi lebih singkat.

Jalan Tembus Cemoro Sewu - Sarangan
Jalan Tembus Cemoro Sewu – Sarangan : Research Station

Continue reading

Posted in TRAVELING | 18 Comments